MTsN Sibolga (Humas) - "Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) menjadi moment perekat kebersamaan dan pengenalan lingkungan belajar", hal ini dengan tegas disampaikan oleh kepala MTsN Sibolga Ahmad Soleh Siregar,S.Ag dalam kegiatan pembukaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah TP. 2026-2027 yang dilaksanakan selama Lima hari. Kegiatan pembukaan dilaksanakan pada kesempatan apel pagi dilapangan madrasah dan sebagai peserta seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan serta seluruh siswa. Senin (13/07).
Lebih lanjut kepala madrasah sampaikan agar seluruh siswa madrasah, terutama murid baru untuk memahami dan mengutamakan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari karena hal tersebut dapat membentuk sikap positif dan menjadi cikal bakal perilaku yang baik, tertib, dan terkendali. Penerapan sikap disiplin ini akan tercermin dari cara berbaris dilapangan, menjaga sikap dalam bergaul, cara belajar dikelas dan bagaimana sikap menerima perintah dari guru.
Dikesempatan yang sama, wakil kepala madrasah bidang kurikukum Syahriani Harahap,S.Si.S.Pd menambahkan kembali bahwa momentum masa ta'aruf ini menjadi pondasi awal penanaman rasa moderasi beragama yang seimbang yang artinya tidak berpihak kekubu tertentu terlebih kubu yang bersifat ekstrim. Moderasi beragama tersebut dapat menciptakan sikap toleransi antar umat beragama sehingga persatuan dan kesatuan bisa terjalin dengan baik.
Program moderasi beragama dapat dimaknai upaya memoderasikan penganut agama agar dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama tidak terjebak ataupun kaku dengan kutub tertentu. Adapun kunci moderasi beragama berdasarkan kemanusiaan, kemaslahatan umum, adil, berimbang, taat konstitusi, komitmen kebangsaan, toleransi anti kekerasan dan hormat pada tradisi. Diakhir arahannya kepala madrasah mengharapkan sekiranya murid madrasah keseluruhan dan siswa baru kelas VII pada khususnya dapat memahami pentingnya moderasi beragama dan mengamalkannya dengan sebaik-baiknya. Melalui kegiatan masa ta'aruf dapat menjalin keakraban dan rasa kekeluargaan yang kuat. (RPA)

