Guru Mtsn Sibolga Ikuti Work Shop Pembuatan Model Ajar Berbasis Kbc

Guru MTsN Sibolga Ikuti Work Shop Pembuatan Model Ajar Berbasis KBC

Guru MTsN Sibolga Ikuti Work Shop Pembuatan Model Ajar Berbasis KBC

MTsN SIbolga (Humas) - Guru MTsN Sibolga Rita Pinarsih,S.Pd mengikuti Work Shop Pembuatan Modul Ajar Berbasis KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) angkatan II yang diselenggaran Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan wilayah Sumatera Utara, Kegitan dilaksanakan selama dua hari, Selasa-Rabu 1-2 September 2026 dengan via zoom meeting. Rabu (2/09).

Adapun Materi work shop ini meliputi Konsep Model Ajar (Ira Mega Gunawan Putri, M.Si), Model Penyusunan Bahan Ajar (Gunarno,M.Pd), dan Pembuatan Modul Ajar Berbasis KBC (Dr.Syarifuddin.M,Hum). kegiatan dilaksanakan secara virtual oleh utusan pendidik dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Dalam kesempatan tersebut, MTs Negeri Sibolga turut ambil bagian secara aktif dengan mendelegasikan perwakilan untuk menyerap langsung transformasi orientasi pembelajaran humanis tersebut dari tempat tugas.

Berdasarkan informasi Rita Pinarsih,S.Pd sebagai peserta pelatihan, bahwa salah satu kegiatan work shop untuk berdiskusi interaktif selama dua hari intensif, para peserta dibekali formula teknis untuk menyisipkan lima pilar utama KBC atau "Panca Cinta" ke dalam struktur perangkat pembelajaran, yakni pertama Cinta kepada Allah dan Rasulnya, kedua Cinta kepada diri dan sesama, ketiga Cinta kepada ilmu, keempat Cinta kepada lingkungan, dan yang kelima Cinta kepada diri sendiri dan sesama manusia, hal ini menjadi implementasi Nyata di Satuan Pendidikan. 

Mengutip pernyataan narasumber Balai Diklat Keagamaan Medan Dr.Drs.Syarifuddin,M.Hum yang menekankan bahwa KBC bukanlah kurikulum baru yang menggantikan sistem Kurikulum Merdeka, melainkan sebuah penguatan nilai (insersi). Melalui pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam), konsep ini mengembalikan esensi pendidikan formal pada dimensi kemanusiaan, sekaligus membentengi lingkungan madrasah dari praktik perundungan dan intoleransi.

Kepala MTsN Sibolga, Ahmad Soleh Siregar, S.Ag., secara terpisah menyampaikan dukungannya terhadap keikutsertaan delegasi dari madrasahnya dalam work shop ini, beliau berharap hasil pelatihan jarak jauh ini dapat segera diimplementasikan secara nyata guna melahirkan ekosistem belajar yang aman, nyaman, dan berakhlak mulia bagi seluruh siswa di MTsN Sibolga. (RPA)