Upaya Peningkatan Kualitas Guru Mtsn Sibolga Ikuti Bimtek Implementasi Pembelajaran Bernuansa Kbc

Upaya Peningkatan Kualitas, Guru MTsN Sibolga Ikuti Bimtek Implementasi Pembelajaran Bernuansa KBC

Upaya Peningkatan Kualitas, Guru MTsN Sibolga Ikuti Bimtek Implementasi Pembelajaran Bernuansa KBC

SIbolga (Humas) - Guru MTsN Sibolga Dewi Yuliati,S.Pd mengikuti Bimtek Iplementasi Pembelajaran Berkualitas Bernuansa KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) angkatan V yang diselenggaran Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan wilayah Sumatera Utara, Kegitan dilaksanakan selama Tiga hari, Selasa - Kamis 15 - 17 September 2026 dengan via zoom meeting. Rabu (16/09).

Adapun Materi pelatihan meliputi masalah pembelajaran berkualitas oleh Syafrizal Akbar, M.Pd, materi Mindset KBC dari Dr.Syarifuddin.M.Hum, dan materi Aplikasi model  ARBA oleh Dr.Najaruddin,S.Ag.M.A. Kegiatan dilaksanakan secara virtual oleh utusan pendidik dari berbagai kabupaten / kota di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Dalam kesempatan tersebut, MTs Negeri Sibolga turut ambil bagian secara aktif dengan mendelegasikan perwakilan untuk menyerap langsung transformasi orientasi pembelajaran humanis tersebut dari tempat tugas.

Berdasarkan informasi guru mapel sebagai peserta pelatihan, bahwa salah satu kegiatan bimtek untuk berdiskusi interaktif selama tiga hari intensif, para peserta dibekali formula teknis untuk menyisipkan lima pilar utama KBC atau "Panca Cinta" ke dalam struktur perangkat pembelajaran, yakni pertama Cinta kepada Allah dan Rasulnya, kedua Cinta kepada diri dan sesama, ketiga Cinta kepada ilmu, keempat Cinta kepada lingkungan, dan yang kelima Cinta kepada diri sendiri dan sesama manusia, hal ini menjadi implementasi nyata untuk mewujudkan pembelajaran berkualitas. 

Mengutip pernyataan narasumber Balai Diklat Keagamaan Medan Dr.Drs.Syarifuddin,M.Hum yang menekankan bahwa KBC bukanlah kurikulum baru yang menggantikan sistem Kurikulum Merdeka, melainkan sebuah penguatan nilai (insersi). Melalui pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam), konsep ini mengembalikan esensi pendidikan formal pada dimensi kemanusiaan, sekaligus membentengi lingkungan madrasah dari praktik perundungan dan intoleransi.

Kepala MTsN Sibolga, Ahmad Soleh Siregar, S.Ag., secara terpisah menyampaikan dukungannya terhadap keikutsertaan delegasi dari madrasah dalam bimtek ini, beliau berharap hasil pelatihan jarak jauh ini dapat segera diimplementasikan secara nyata guna melahirkan ekosistem belajar yang aman, nyaman, dan berakhlak mulia bagi seluruh siswa di MTsN Sibolga. (RPA)