Belajar Asik Dan Menyenangkan Tentang Mekanisme Pernapasan Manusia Dengan Menggunakan Balon

Belajar Asik dan Menyenangkan Tentang Mekanisme Pernapasan Manusia Dengan Menggunakan Balon

Belajar Asik dan Menyenangkan Tentang Mekanisme Pernapasan Manusia Dengan Menggunakan Balon

Sibolga (Humas) - Guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas VIII Fefi Nofita,S.Pd di MTsN Sibolga sampaikan materi pelajaran tentang Mekanisme Pernapasan (Inspirasi dan Eskpirasi) dengan menggunakan balon, guna pencapaian hasil pembelajaran yang real serta dapat diterima akal peserta didik, Jum'at (11.09). Pembelajaran dilaksanakan dikelas dengan membentuk kelompok heterogen guna mempermudah interaksi antara guru dan anggota kelompok lainnya.

Kepada humas, guru mata pelajaran (mapel) IPA sampaikan, pembelajaran sistem pernapasan pada manusia dapat dipraktikkan dengan menggunakan balon yang berfungsi sebagai paru-paru dan pipet sedotan sebagai alat penyaluran oksigen. Adapun alat dan bahan praktik yang harus disediakan oleh setiap kelompok, meliputi botol plastik bekas, balon kecil, balon besar, sedotan, isolasi dan karet gelang. 

Dihadapan seluruh peserta didik, guru mapel menegaskan tujuan pembelajaran untuk membuktikan bahwa proses pernafasan tidak hanya menghirup dan menghembuskan udara, tetapi juga melibatkan kerja sama organ dan tekanan udara didalam tubuh. Beliau juga memperjelas tujuan praktik guna menjelaskan mekanisme pernapasan, pada manusia, menunjukkan perubahan volume udara didalam paru-paru melalui model sederhana dan yang terpenting untuk melatih keterampilan berfikir ilmiah dan kerja kelompok. 

Ditempat yang berbeda, wakil kepala bidang kurikulum Syahriani Harahap,S.SI.S.Pd mengharapkan semua guru mapel bukan hanya mengandalkan metode lama dengan ceramah dalam menjelaskan materi ajar tetapi lebih menitik beratkan kepada memancing kreatifitas dan pola berpikir kritis pada peserta didik dengan sering melaksanakan praktik, disisi lain metode pembelajaran praktik lebih memberikan kesan mendalam hingga membuat siswa lebih mudah untuk memahami konsep. (RPA)